Filosofi Akuntansi

4 filosofi hidup dalam ilmu akuntansi,yaitu;

  1. Ketika kita mengerjakan laporan keuangan jika perusahaaan untung maka posisi laba ada di sebelah kredit yang notabene kredit itu berisikan pasifa atau modal. Dari situ dapat disimpulkan “jika seseorang itu ingin untung maka ia harus mempunyai modal”
  2. Dalam penghitungan laporan keuangan jumlah antara debet dan kredit itu harus sama. Dengan begitu,  “kita dalam menjalani hidup itu harus seimbang”
  3. Sebelum membuat laporan biasanya akuntan akan mencatat setiap transaksi yang terjadi . Dalam hal ini, “jika kita melakukan perniagaan catatlah itu sekecil apapun itu “. Perniagaan disini adalah perniagaan hubungannya dengan dunia yaitu untuk mengetahui digunakan untuk apa uang kita (apakah ia habis dengan percuma atau habis dan bermanfaat) dan juga perniagaan hubungannya dengan Sang Khalik (apa saja yang sudah kita lakukan selam di dunia untuk kebaikan atau untuk maksiat) sebagai pertanggungjawaban kita nantinya di hadapan-Nya.
  4. Setiap membuat laporan akuntansi sangat menuntut ketelitian dari si akuntan agar tidak ada kesalahan dalam mencatat transaksi yang bisa jadi puluhan bahkan ratusan transaksi. Dalam kaitannya dengan ini diungkapkan bahwa ”dalam menjalani kehidupan seseorang harus teliti, tidak ceroboh dan menipu”

Dari uraian tadi kita belajar bagaimana menjadi orang yang beruntung dengan modal kejujuran dan tertata.serta belajar menjadi orang yang terarah dalam hidupnya dengan tujuan hidup yang jelas. (By : Bpk.)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s